Rubicon Mario Dandy Tidak Laku Dilelang, Kemahalan atau Dianggap Bawa Sial?

JAKARTA – Mobil Jeep Rubicon Wrangler milik Maruo Dandy bukan laku dilelang. Dalam penawarannya, hanya sekali ada satu penduduk kontestan yang dimaksud mendaftar. Bahkan, partisipan yang disebutkan bukan melakukan penawaran. Mengapa?

Lelang mobil mewah jenis Jeep Rubicon Wrangler milik Mario Dandy sebelumnya memang sebenarnya telah diinformasikan oleh Kejaksaan Negeri DKI Jakarta Selatan atau Kejari Jaksel.

Harga limit mobil lansiran 2013 itu adalah Rp809 juta. Berita yang disebutkan diketahui dari postingan resmi akun Instagram Kejari Jaksel yakni @kejari_jakarta_selatan yang digunakan dilansir pada Jumat, 19 April 2024.

“Harga limit Rp809.300.000, uang jaminan Rp242.790.000,” demikian seperti dikutipkan pada postingan.

Nah, berapa tarif pasaran Jeep Rubicon Wrangler milik Mario Dandy?

Jeep Rubicon Mario Dandy merupakan produksi tahun 2013. Dapur pacunya menggunakan mesin V6 3.600 cc lewat transmisi otomatis.

Tenaga yang dihasilkan maksimum 285 HP pada 6.400 rpm lalu torsinya 353 Nm pada 4.800 rpm.

Dari hasil penelusuran SINDONews, tarif pasaran Jeep Rubicon lansiran 2013 ada dalam bilangan Rp950 jt hingga Rp1 miliar. Artinya, belaka berbeda Rp150 juta-Rp200 jutaan dari tarif pasaran.

Jika lelang tidaklah laku terjual, maka nilai limit biasanya akan diturunkan. Jika lelang masih belum laku juga, maka akan diturunkan sampai menyentuh nilai likuidasi.

“Saat ini belum laku terjual, nanti akan kita lelang kembali pada waktu dekat,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Ibukota Indonesia Selatan, Haryoko Ari Prabowo.

Meski begitu, perihal kapan jadwal ulang pelelangan akan segera dikerjakan belum dirinci. Dia menambahkan, nilai limit Rubicon ini pun akan diturunkan. “Kemungkinan kita turunkan,” kata beliau lagi.

Beberapa warganet juga menyoroti lelang Jeep Rubicon Mario Dandy tersebut. “Nggak ada yang mana mau beli dikarenakan dianggap bawa sial,” komentar salahsatuwarganet.

Artikel ini disadur dari Rubicon Mario Dandy Tidak Laku Dilelang, Kemahalan atau Dianggap Bawa Sial?